Choirun Najib

BACALAH…

Mengurangi bau kandang

leave a comment »

Menanam hijauan di sekitar
kandang
Penanaman hijauan disekitar
kandang akan bisa sedikit
mengurangi bau amoniak yang
timbul. Hijauan yang bisa ditatam
bisa berupa hijauan pakan
ternak (rumput gajah, rumput
raja, rumput lampung, kaliandra,
lamtoro, turi) atau berupa
pepohonan rendah. Yang
penting tanaman tersebut tidak
sampai menghalangi masuknya
sinar matahari ke dalam kandang
sehingga kondisi kandang bisa
tetap kering. Dengan demikian
bau amoniak akan sedikit
berkurang dan kita mendapat
manfaat dari penanaman hijauan
di sekitar kandang tersebut.
Penambahan kunyit (kunir)
pada pakan
Penambahan kunir (kunyit) ke
dalam pakan ternak diyakini
dapat mengurangi bau amoniak
pada kotoran. Fungsi kunyit
dalam pakan adalah untuk
meningkatkan kerja organ
pencernaan unggas yaitu
dengan merangsang dinding
kantong empedu untuk
mengeluarkan cairan empedu
dan merangsang keluarnya
getah pankreas yang
mengandung enzim amilase,
lipase, dan protease yang
berguna untuk meningkatkan
pencernaan bahan pakan seperti
karbohidrat, lemak, dan protein.
Kotoran yang bau dikarenakan
proses metabolisme yang kurang
maksimal sehingga ada zat-zat
makanan yang ikut terbuang
melalui kotoran terutama
protein.
Penyemprotan dengan EM4
(Efektive Mikroorganisme 4)
EM-4 merupakan larutan berisi
berbagai mikroorganisme
fermentasi yang bekerja secara
efektif dalam memfermentasikan
bahan organik dalam kondisi
aerob sehingga dapat
mempercepat proses
pengomposan dan menambah
unsur hara tanah. EM-4, biasanya
dijual dalam bentuk cair,
berwarna cokelat kekuningan,
serta mengandung berbagai
mikroorganisme. Masing-masing
mikroorganisme ini mempunyai
kerja yang sangat spesifik,
kemudian saling bersinergi
dalam mengurai limbah organik
serta menangkap gas penyebab
bau tidak sedap (misalnya H2S
dan NH3). EM-4 dapat digunakan
untuk mengolah kotoran dan air
kencing ternak menjadi pupuk.
Cara penggunaan adalah limbah
ternak (kotoran dan sisa pakan)
dikumpulkan, lalu disiram larutan
EM-4 aktif dengan konsentrasi
1-10 % sebanyak 1 liter/m3. Bau
busuk dari limbah pun akan
berkurang. Setelah 1 minggu,
limbah dapat digunakan untuk
memupuk tanaman.
Penambahan kapur pada litter
Penambahan kapur dalam litter
salah satu fungsinya adalah
untuk membunuh bibit penyakit,
Fungsi lain dari penambahan
kapur ini adalah dapat
mengembalikan pH tanah
menjadi netral dan juga
meningkatkan daya serap tanah
terhadap air. Limbah bau
kandang biasanya banyak
disebabkan oleh kondisi litter
yang basah atau lembab. Nah
dengan penambahan kapur
diharapkan air yang tumpah atau
kotoran ayam yang basah
langsung bisa diserap sehingga
limbah bau sedikit berkurang. <a href="http://www.sentralternak.com"=/a&gt;

Iklan

Written by choir17

18 Juli 2011 pada 7:40 am

Ditulis dalam hewan, tips & trik

Tagged with

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: