Choirun Najib

BACALAH…

Posts Tagged ‘ternak

tiktok

leave a comment »

Tiktok merupakan hasil
persilangan antara entok jantan
dengan etok betina. Anak tiktok
yang dihasilkan bersifat infertil
(mandul). Bibit tiktok dihasilkan
dengan sistem IB ( Inseminasi
Buatan) atau dikenal dengan
kawin suntik. Kondisi sperma
entok mampu hidup di saluran
reproduksi.itik betina hingga 7
hari, sebaiknya tidak lebih dari 4
hari. Dalam waktu satu minggu
dapat dilakukan kawin suntik.
Sebanyak 2 kali.
Daya tetas telur relatif rendah
yaitu 33,4%,artinya untuk
mendapatkan 1 ekkor DOT (day
old tiktok) dibutuhkan 3 butir
telur. Jika kebutuhan DOT
perminggu 100 ekor maka
dibutuhkan telur tetas 300 butir
Produktivtas bertelur induk
sekitar 60%, sehingga induk
yang dibutuhkan untuk bertelur
sebanyak (300 X 10/6) : 7= 70
-75 ekor perhari.
Satu entok jantan dapat
mengawini 4 ekor induk, untuk
mengawini 70-75 ekor induk per
hari dibutuhkan entok jantan
sebanyak 70 : 4 = 18 ekor.
Frekwensi kawin entok sekitar
70 %, maka untuk mendapatkan
18 ekor jantan yang siap kawin
dibutuhkan 26 ekor ( 100/7 X 18
ekor = 26 ekor)
Cara penetasan telur tiktok ada
dua macam, yaitu dengan
unggas lain yang memeiliki sifta
mengeram seperti ayam, entok,
dan angsa, serta menggunakan
mesin tetas sebagai pengganti
indukan.
Penetasan telur tiktok
memebutuhkan waktu selama 32
hari, lebih cepat dari entok yang
memerlukan waktu hingga 35
hari. Namun lebih lambat dari
pada itik petelur yang hanya
butuh waktu 28 hari.
Suhu rungan mesin tetas pada
minggu pertama sekitar 38,60 C,
kemudian dinaikan menjadi
38,90C pada minggu kedua.
Minggu ketiga suhu dinaikkan
menjadi 39,20C dan pada
minggu terakhir menjadi 39,40C.
Kelembaban dalam mesi tetas
adalah 70 % untuk hari pertama,
hari berikutnya hingga akhir
penetasan diturunkan menjadi
60%.
Selama proses penetasan, telur
harus dibalik minimal 4- 5 kali,
dari hari pertama hingga hari ke
20, agar panas yang diterima
oleh permukaan telur dapat
merata.
Pemeliharaan
Anak tiktok yang telah menetas
sebaiknya dimasukan dalam
kandang batrei (starter), dengan
ukuran 90 X 60 X tinggi 30 cm.
Tinggi kandang 80 cm dari lantai.
Kandang dapat menampung 15
ekor umur 1-3 minggu (30 ekor/
m2).
Setelah tiktok berumur 14 hari,
dilepas disawah yang telah
ditanami padi umur 14 luas satu
hektar untuk 350 – 400 ekor
atau 25 – 28 m 2 per ekor.
Sebelum dilepas disawah,
dilakukan adaptasi selam
seminggu dengan memberikian
lampu pijar jika anak tiktok
bergerombol.
Salah satu cara agar tiktok dapat
bergerak dan berenang dengan
leluasa, sebaiknya padi ditanam
dengan sistem tanam jajar
legowo, sehingga tiktok lebih
cepat pertumbuhanya yaitu
dalam waktu 75 hari. Saat butir
padi mulai tumbuh, titok dapat
dijual dengan bobot badan
mencapai 2,5 Kg.
LIPTAN BPTP JAKARTA, No.: 03/
HN/LIPTAN/BPTP JAKARTA/2004

Written by choir17

20 Juli 2011 at 7:35 pm

Ditulis dalam hewan

Tagged with ,